Sensor

9 Aplikasi Sensor yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

9 Aplikasi Sensor yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

9 Aplikasi Sensor yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari – Sensor merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk mendeteksi perubahabn besaran tekanan, besaran listrik, kelembaban, suhu, gaya dan berbagai macam fenomena yang terdapat di lingkungan sekitar. Ada berbagai macam aplikasi sensor yang sering digunakan sehari-hari,yaitu:

1. Sensor Pasif

Passive sensor merupakan sebuah jenis sensor yang bisa digunakan untuk menghasilkan output tanpa harus menggunakan aliran listrik yang berasal dari ekstenal. Contoh dari sensor ini adalah Termokopel. Alat satu ini bisa digunakan dalam menghasilkan tegangan yang bisa disesuaikan dengan kondisi suhu yang akan diterimanya.

2. Sensor aktif

Sensor aktif merupakan salah satu sensor yang memperlukan sumber daya untuk bisa beroperasi. Alat ini mempunyai sensor fisik yang sangat bervariasi dengan berbagai macam efek eksternal yang bisa diberikan. Contoh dari sensor ini adalah self generating sensor yang mana bisa bekerja secara otomatis.

3. Sensor analog

Peccs – Ini merupakan sebuah perangkat sensor yang digunakan untuk menghasilkan sinyal output yang bersifat bekelanjutan. Output yang dihasilkan sebanding dengan pengukuran yang diulakukan. Ada beberapa jenis parameter analog yang bisa digunakan menggunakan sensor ini yaitu tekanan, tegangan, suhu dan lainnya. Contoh dari sensor analog ini adalah akselerometer.

4. Sensor digital

Ini adalah sebuah perangkat sensor yang mampu menghasilkan output diskrit. Ini bisa direpresntasikan dalam bentuk bit. Ini terdiri dari kabel dan pemancar. Outputnya bisa membentuk Logika 1 hingga Logika 0 dalam kondisi ON maupun OFFa

5. Akselerometer

Akselerometer merupakan sebuah sensor yang bisa digunkan untuk bisa mendeteksi perubahan pada posisi, getaran, kecepatan kemiringan dengan gerakan pada indera. Alat ini bisa digolongkan menjadi beberapa yang didasarkan pada berbagai macam variasi dari konfigurasi dan juga sensitivitas. Alat ini bisa menghasilkan tegangan variabel yang bersifat konstan dan juga digital.

Light sensor

6. Light sensor

Light sensor merupakan sebuah sensor analog yang bisa digunakan dalam mendeteksi berapa besar cahaya yang bisa ditangkap oleh alat sensor. Alat ini dibagi menjadi beberapa yaitu Cadmium Sulfide, fotosel, dan lainnya. Light dependent resistor berperan sebagai sebuah sensor cahaya yang bisa menghidupkan serta mematikan beban dengan otomatis. Ini akan membantu di dalam meningkatkan intensitas cahaya pada saat sedang posisi turun. Sebaliknya, alat ini akan menurunkan intensitas pada saat posisi naik.

7. Sound sensor

Sound sensor merupakan sebuah sensor yang digunakan untuk bisa merasakan tingkatan suara. Ini akan berperan di dalam menerjemahkan amplitudo pada vplume akustik surara menjadi sebuah tegangan listri yang akan bisa meningkatkan suara. Di dalam proses ini memerlukan berbagai sirkuit serta menggunakan mikrokontriler. Alat ini digunakan bersamaan dengan mikrofon yang akan membantu dalam mengeluarjan sinyal analog.

Baca juga : Mengenal Topologi Jaringan yang Dapat Anda Gunakan

8. Pressure Sensor

Pressure sensor adalah sebuah alat sensor yang berguna untuk mengukur besarnya tekanan yang ada pada sebuah sensor. Ini akan menghasilkan output yang besarnya sebanding dengan tekanan yang diberikan. Salah satu contoh dari sensorn ini adalah sensor piezoelektrik. Ini akan membantu di dalam menghasilkan sinyal yang berupa tegangan keluaran.

9. Temperature sensor

Temperature sensor adalah sebuah sensor yang digunakan untuk mengukur suhu. Salah satu jenis sensor ini adalah terminator. Jika suhu mengalami peningkatan, maka resistansi akan mengalami peningkatan. Jika suhu menurun, maka resistensi akan menurun. Alat ini saat ini digunakan hampir di sebagian besar tempat umum yang mana digunakan untuk mengukur suhu badan.