Kajian Tentang Konferensi Komputer, Jaringan Sensor dan Aplikasi

Kajian Tentang Konferensi Komputer, Jaringan Sensor dan Aplikasi

Kajian Tentang Konferensi Komputer, Jaringan Sensor dan Aplikasi – Era modern merupakan tumpuan berbagai macam hal yang berkaitan dengan ladang bisnis. Sehingga para aktivis pekerjaan akan mendapatkan kenyamanan dalam melakukan segala urusan. Dimana keuntungan yang didapatkan semakin besar. Hal tersebut telah tercover dengan mudah berkat kemunculan konferensi komputer, jaringan sensor serta aplikasi yang memadai.

Beberapa tahun sebelumnya telah terjadi pemutuskontraan ketenagakerjaan akibat pandemi COVID-19. Selain itu banyak pihak yang mengalami masa – masa nonaktif sehingga semuanya harus dijalankan di rumah atau Work From Home (WFH). Darilah itu konferensi komputer hadir untuk memberikan segala macam akses demi terciptanya stabilisasi aktivitas utama. Lebih lanjut, di bawah ini telah kami rangkum beberapa kajian tentang konferensi komputer, jaringan sensor serta aplikasi di tahun ini.

  • Konferensi Komputer

Banyak orang mengenal baik tentang konferensi komputer (Computer Conference). Diketahui bahwa hal tersebut merupakan panggilan video online yang dapat mengundang dan mempertemukan semua aktivis bisnis, sekolah, perkantoran dan lain – lain dalam satu waktu tanpa harus tatap muka. Jadi mereka bisa mengerjakan segala aktivitas utama tanpa harus keluar rumah.

Pihak pengelola hanya berhak untuk menentukan jadwal yang layak agar aktivitas tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa hambatan. Dimana para anggota yang terlibat di dalamnya cukup menggunakan gadget berupa Smartphone atau Laptop dengan dukungan jaringan internet yang stabil. Sehingga proses WFH dapat berjalan sesuai rencana.

  • Jaringan Sensor

Menelisik lebih dalam tentang jaringan sensor, diketahui bahwa istilah tersebut merupakan sistem jaringan komputer yang berisikan coordinator, sink, route serta node. Beberapa perangkat lunak tersebut akan saling menghubungkan untuk mendapatkan data secara menyeluruh. Dimana proses tersebut mampu melancarkan konferensi komputer tanpa batas setiap hari.

Di satu sisi, jaringan tersebut memang tela muncul beberapa tahun silam. Akan tetapi belakangan ini setiap pengguna komputer dengan terpaksa harus memanfaatkannya untuk keperluan bersama. Fungsi sensor tersebut yaitu melakukan pengontrolan dan pemantauan berbagai macam objek dari masing – masing bidang. Sementara jaringan nirkabel yang digunakan akan mengeratkan bidang teknik komputer, teknologi informasi hingga telekomunikasi.

Apalagi saat ini beberapa perusahaan komputer ternama telah memunculkan jaringan sensor versi terbaru. Dan hal itu seakan – akan membuat para pengguna lebih nyaman untuk menjalankan aktivitas padat dimana pun berada.

  • Aplikasi Video Conference

Bukan suatu hal baru jika setiap orang akan melangsungkan hubungan telekomunikasi melalui konferensi video. Sebab saat ini telah banyak muncul aplikasi video call untuk pertemuan secara gratis hingga premium. Faktanya pun jutaan telah menggunakannya hingga detik ini.

Cara menemukan aplikasi tersebut dapat dilakukan dengan mencarinya pada Google Play Store atau App Store. Jika tidak memungkinkan, mereka bisa mengunduhnya melalui beberapa situs komputer terpercaya. Dan berikut merupakan jenis aplikasi Video Conference yang paling laris di pasaran, di antaranya;

Skype Ini merupakan salah satu aplikasi konferensi video yang dipopulerkan beberapa tahun lalu. Dan setelah mengalami pembaharuan, aplikasi ini mampu menampung lebih dari 200 orang dalam waktu yang sama.
Slack Aplikasi yang berikutnya ini juga tidak kalah saing dengan Skype. Walau memiliki beberapa kelemahan, namun para pengguna bisa mendapatkan secara gratis. Jika ingin layanan yang terbaik, mereka bisa berlanggan sesuai tarif yang ditentukan.
Go To Meeting Jenis aplikasi ini mampu menciptakan suasana pertemuan secara bebas. Nantinya para anggota tinggal menyalin alamat URL untuk menuju konferensi video secara bersamaan.
Google Meet Tak serupa dengan Go To Meeting, aplikasi ini bukan menggunakan username biasa, melainkan akun Google asli yang telah terverifikasi oleh layanan Gmail.
Zoom Cloud Meeting Dan aplikasi ini pun memang tidak begitu mewah lantaran hanya bisa mengundang maksimal 100 orang.

9 Aplikasi Sensor yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

9 Aplikasi Sensor yang Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari – Sensor merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk mendeteksi perubahabn besaran tekanan, besaran listrik, kelembaban, suhu, gaya dan berbagai macam fenomena yang terdapat di lingkungan sekitar. Ada berbagai macam aplikasi sensor yang sering digunakan sehari-hari,yaitu:

1. Sensor Pasif

Passive sensor merupakan sebuah jenis sensor yang bisa digunakan untuk menghasilkan output tanpa harus menggunakan aliran listrik yang berasal dari ekstenal. Contoh dari sensor ini adalah Termokopel. Alat satu ini bisa digunakan dalam menghasilkan tegangan yang bisa disesuaikan dengan kondisi suhu yang akan diterimanya.

2. Sensor aktif

Sensor aktif merupakan salah satu sensor yang memperlukan sumber daya untuk bisa beroperasi. Alat ini mempunyai sensor fisik yang sangat bervariasi dengan berbagai macam efek eksternal yang bisa diberikan. Contoh dari sensor ini adalah self generating sensor yang mana bisa bekerja secara otomatis.

3. Sensor analog

Peccs – Ini merupakan sebuah perangkat sensor yang digunakan untuk menghasilkan sinyal output yang bersifat bekelanjutan. Output yang dihasilkan sebanding dengan pengukuran yang diulakukan. Ada beberapa jenis parameter analog yang bisa digunakan menggunakan sensor ini yaitu tekanan, tegangan, suhu dan lainnya. Contoh dari sensor analog ini adalah akselerometer.

4. Sensor digital

Ini adalah sebuah perangkat sensor yang mampu menghasilkan output diskrit. Ini bisa direpresntasikan dalam bentuk bit. Ini terdiri dari kabel dan pemancar. Outputnya bisa membentuk Logika 1 hingga Logika 0 dalam kondisi ON maupun OFFa

5. Akselerometer

Akselerometer merupakan sebuah sensor yang bisa digunkan untuk bisa mendeteksi perubahan pada posisi, getaran, kecepatan kemiringan dengan gerakan pada indera. Alat ini bisa digolongkan menjadi beberapa yang didasarkan pada berbagai macam variasi dari konfigurasi dan juga sensitivitas. Alat ini bisa menghasilkan tegangan variabel yang bersifat konstan dan juga digital.

6. Light sensor

Light sensor merupakan sebuah sensor analog yang bisa digunakan dalam mendeteksi berapa besar cahaya yang bisa ditangkap oleh alat sensor. Alat ini dibagi menjadi beberapa yaitu Cadmium Sulfide, fotosel, dan lainnya. Light dependent resistor berperan sebagai sebuah sensor cahaya yang bisa menghidupkan serta mematikan beban dengan otomatis. Ini akan membantu di dalam meningkatkan intensitas cahaya pada saat sedang posisi turun. Sebaliknya, alat ini akan menurunkan intensitas pada saat posisi naik.

7. Sound sensor

Sound sensor merupakan sebuah sensor yang digunakan untuk bisa merasakan tingkatan suara. Ini akan berperan di dalam menerjemahkan amplitudo pada vplume akustik surara menjadi sebuah tegangan listri yang akan bisa meningkatkan suara. Di dalam proses ini memerlukan berbagai sirkuit serta menggunakan mikrokontriler. Alat ini digunakan bersamaan dengan mikrofon yang akan membantu dalam mengeluarjan sinyal analog.

Baca juga : Mengenal Topologi Jaringan yang Dapat Anda Gunakan

8. Pressure Sensor

Pressure sensor adalah sebuah alat sensor yang berguna untuk mengukur besarnya tekanan yang ada pada sebuah sensor. Ini akan menghasilkan output yang besarnya sebanding dengan tekanan yang diberikan. Salah satu contoh dari sensorn ini adalah sensor piezoelektrik. Ini akan membantu di dalam menghasilkan sinyal yang berupa tegangan keluaran.

9. Temperature sensor

Temperature sensor adalah sebuah sensor yang digunakan untuk mengukur suhu. Salah satu jenis sensor ini adalah terminator. Jika suhu mengalami peningkatan, maka resistansi akan mengalami peningkatan. Jika suhu menurun, maka resistensi akan menurun. Alat ini saat ini digunakan hampir di sebagian besar tempat umum yang mana digunakan untuk mengukur suhu badan.